Minggu, 09 Mei 2010

BOSTON CONSULTING GROUP ( BCG )

Boston Consulting Group (BCG) adalah perusahaan konsultan manajemen global, didirikan oleh Bruce Henderson padav tahun 1963. Memiliki 69 kantor di 40 negara, dan CEO sekarang adalah Hans-Paul Biirkner. BCG umumnya digolongkan sebagai salah satu pengurus "paling bergengsi" konsultan perusahaan dalam industri itu.


Perusahaan membanggakan diri terhadap budaya yang berfokus pada karyawan. ini adalah salah satu dari 3 perusahaan untuk muncul dalam 15 atas "majalah Fortune perusahaan terbaik untuk bekerja" laporan selama 5 tahun berturut-turut. Dalam daftar 2009, BCG terdaftar sebagai perusahaan 3 terbaik untuk bekerja dan satu-satunya top-tier perusahaan konsultan untuk muncul di atas 100.


perusahaan ini terbentuk ketika Henderson, seorang alumnus Harvard Business School, arthur D.Little kiri untuk menjadi kepala divisi konsultasi manajemen baru dari Boston safe Deposit dan Trust perusahaan.


Pada tahun 1975 Henderson diatur rencana kepemilikan saham karyawan, sehingga karyawan dapat mengambil perusahaan independen dari The Boston safe Deposit dan trust Perusahaan. Pembelian seluruh saham telahb diselesaikan pada tahun 1979.


Pemikiran Kepemimpinan
BCG Growth-Share Matrix

Pada tahun 1968, menciptakan BCG "Growth-Share Matrix", sebuah grafik sederhana untuk membantu perusahaan besar dalam menentukan bagaimana mengalokasikan kas antara unit-unit bisnis mereka. Korporasi akan mengkategorikan unit usaha sebagai "Bintang", "Kas Sapi", "Pertanyaan Marks", dan "Anjing" (awalnya "Piaraan"), kemudian mengalokasikan kas yang sesuai, memindahkan uang dari "sapi perah" menuju "bintang" dan tanda tanya yang memiliki tingkat pertumbuhan pasar yang lebih tinggi potensial.

Bagan itu populer selama dua dekade dan "terus digunakan sebagai primer dalam prinsip-prinsip pengelolaan portofolio", sebagai kata BCG


Pengalaman Curve
Kurva pengalaman menggambarkan bahwa lebih sering tugas dilakukan yang rendah akan biaya melakukannya dalam hal produksi setiap barang atau jasa. Setiap kali ganda volume kumulatif, nilai tambah biaya (termasuk administrasi, pemasaran, distribusi, dan manufaktur) turun dengan persentase yang konstan dan diprediksi.


Advantage Matrix
Lain "BCG Matrix", apalagi dikenal luas, adalah advantage matrix. Kedua sumbu adalah skala ekonomi dan diferensiasi. Keempat kuadran terbentuk disebut "Volume", "jalan buntu", "khusus", dan "Terfragmentasi".

BCG menggunakan metode kasus untuk melakukan wawancara, yang merupakan teknik wawancara yang dirancang untuk mensimulasikan jenis masalah yang melekat dalam konsultasi manajemen dan untuk menguji keterampilan kuantitatif dan kualitatif yang dianggap penting untuk berpikir abstrak dalam lingkungan bisnis. Ada beberapa kasus wawancara sebelum tawaran untuk kerja diperpanjang.



McKinsey Matrix BCG
The GE matriks McKinsey adalah sebuah model untuk melakukan analisis bisnis portofolio pada Strategic Business Unit dari korporasi. Sebuah portofolio bisnis adalah kumpulan Unit Bisnis Strategi yang membentuk perusahaan. Portofolio bisnis yang optimal adalah salah satu yang sangat cocok untuk kekuatan perusahaan dan membantu untuk mengeksploitasi industri yang paling menarik. Strategic Business Unit (SBU) dapat menjadi perusahaan menengah seluruh atau pembagian sebuah perusahaan besar bahwa vmerumuskan strategi bisnis sendiri tingkat dan memiliki tujuan terpisah dari perusahaan induk.

Tujuan dari analisis portofolio adalah:
1. Menganalisis portofolio bisnis saat ini dan memutuskan SBU yang seharusnya menerima investasi lebih atau kurang.
2. Mengembangkan strategi perkembangan untuk menambahkan produk baru dan bisnis untuk portofolio
3. Tentukan bisnis atau produk harus tidak lagi dipertahankan.


The Matrix BCG (Boston Consulting Group Matrix) adalah kerangka perencanaan portofolio yang paling terkenal GE/ McKinsey Matrix kemudian dan lebih maju bentuk Matrix BCG.

Matriks McKinsey / General Electric Matrix
GE / McKinsey Matrix adalah lebih canggih daripada Matrix BCG dalam tiga aspek:

1. Pasar (industri) menggantikan daya tarik pertumbuhan pasar sebagai dimensi daya tarik industri. Daya tarik pasar meliputi berbagai faktor lain yang lebih luas dari sekedar tingkat pertumbuhan pasar yang dapat menentukan daya tarik suatu industri / pasar. Bandingkan juga: Porter Five Forces model kompetitif.

2. Kekuatan kompetitif menggantikan pangsa pasar sebagai dimensi dimana posisi kompetitif dari setiap SBU dinilai, kekuatan kompetitif juga meliputi berbagai faktor lain yang lebih luas dari sekedar pangsa pasar yang dapat menentukan kekuatan kompetitif unit bisnis strategi.

3. Akhirnya GE / McKinsey Matriks bekerja dengan grid 3*3, sedangkan Matrix BCG hanya 2*2. Hal ini juga memungkinkan untuk kecanggihan lebih.


Faktor Eksternal yang mempengaruhi pasar daya tarik:
- pasar ukuran
- pasar laju pertumbuhan
- pasar profitabilitas
- harga tren
- intensitas kompetitif / persaingan
- secara keseluruhan risiko pengembalian industri
- Entry hambatan
- kesempatan untuk membedakan produk dan jasa
- permintaan variabilitas
- segmentasi
- distribusi struktur
- teknologi pengembangan

Faktor Internal yang mempengaruhi kekuatan kompetitif unit bisnis strategi:
- kekuatan aset dan kompetensi
- relatif kekuatan merek
- pasar saham
- pasar saham pertumbuhan
- pelanggan loyalitas
- posisi biaya relatif (struktur biaya dibandingkan dengan kompetitor)
- margin keuntungan relatif (dibandingkan dengan kompetitor)
- distribusi kekuatan dan kapasitas produksi
- rekan inovasi teknologi atau lainnya
- kualitas
- akses keuangan dan investasi sumber daya lainnya
- manajemen kekuatan

Seringkali, Strategic Business Unit digambarkan sebagai sebuah lingkaran diplot di GE McKinsey Matrix, dimana:
- ukuran lingkaran mewakili ukuran pasar
- ukuran pai merupkan pasar saham UBS's
- panah merupakan arah dan gerakan dari SBU di masa depan

Pendekatan enam langkah untuk pelaksanaan analisis portofolio (menggunakan GE / McKinsey matrix) bisa terlihat seperti ini:
1. tentukan driver dari masing-masing dimensi. Korporasi harus hati-hati menentukan faktor-faktor yang penting untuk strategi keseluruhan.
2. berat driver. Korporasi harus menetapkan bobot kepentingan relatif untuk driver
3. skor SBU's driver masing-masing.
4. kalikan bobot nilai untuk setiap kali SBU
5. lihat hasil grafik dan menafsirkannya.
6. lakukan tinjauan / analisis sensitivitas menggunakan bobot lain disesuaikan (mungkin ada konsesus) dan skor.

Beberapa keterbatasan yang penting dari matrix GE/McKinsey matrix adalah|
- penilaian dari realisasi beberapa faktor
- agregasi indikator sulit
- core kompetisi tidak terwakili
- interaksi antara unit bisnis strategis tidak dianggap

Sumber:
http://www.valuebasedmanagement.net
http://en.wikipedia.org

BOSTON ONSULTING GROUP ( BCG )

Boston Consulting Group (BCG) adalah perusahaan konsultan manajemen global, didirikan oleh Bruce Henderson padav tahun 1963. Memiliki 69 kantor di 40 negara, dan CEO sekarang adalah Hans-Paul Biirkner. BCG umumnya digolongkan sebagai salah satu pengurus "paling bergengsi" konsultan perusahaan dalam industri itu.


Perusahaan membanggakan diri terhadap budaya yang berfokus pada karyawan. ini adalah salah satu dari 3 perusahaan untuk muncul dalam 15 atas "majalah Fortune perusahaan terbaik untuk bekerja" laporan selama 5 tahun berturut-turut. Dalam daftar 2009, BCG terdaftar sebagai perusahaan 3 terbaik untuk bekerja dan satu-satunya top-tier perusahaan konsultan untuk muncul di atas 100.


perusahaan ini terbentuk ketika Henderson, seorang alumnus Harvard Business School, arthur D.Little kiri untuk menjadi kepala divisi konsultasi manajemen baru dari Boston safe Deposit dan Trust perusahaan.


Pada tahun 1975 Henderson diatur rencana kepemilikan saham karyawan, sehingga karyawan dapat mengambil perusahaan independen dari The Boston safe Deposit dan trust Perusahaan. Pembelian seluruh saham telahb diselesaikan pada tahun 1979.


Pemikiran Kepemimpinan
BCG Growth-Share Matrix

Pada tahun 1968, menciptakan BCG "Growth-Share Matrix", sebuah grafik sederhana untuk membantu perusahaan besar dalam menentukan bagaimana mengalokasikan kas antara unit-unit bisnis mereka. Korporasi akan mengkategorikan unit usaha sebagai "Bintang", "Kas Sapi", "Pertanyaan Marks", dan "Anjing" (awalnya "Piaraan"), kemudian mengalokasikan kas yang sesuai, memindahkan uang dari "sapi perah" menuju "bintang" dan tanda tanya yang memiliki tingkat pertumbuhan pasar yang lebih tinggi potensial.

Bagan itu populer selama dua dekade dan "terus digunakan sebagai primer dalam prinsip-prinsip pengelolaan portofolio", sebagai kata BCG


Pengalaman Curve
Kurva pengalaman menggambarkan bahwa lebih sering tugas dilakukan yang rendah akan biaya melakukannya dalam hal produksi setiap barang atau jasa. Setiap kali ganda volume kumulatif, nilai tambah biaya (termasuk administrasi, pemasaran, distribusi, dan manufaktur) turun dengan persentase yang konstan dan diprediksi.


Advantage Matrix
Lain "BCG Matrix", apalagi dikenal luas, adalah advantage matrix. Kedua sumbu adalah skala ekonomi dan diferensiasi. Keempat kuadran terbentuk disebut "Volume", "jalan buntu", "khusus", dan "Terfragmentasi".

BCG menggunakan metode kasus untuk melakukan wawancara, yang merupakan teknik wawancara yang dirancang untuk mensimulasikan jenis masalah yang melekat dalam konsultasi manajemen dan untuk menguji keterampilan kuantitatif dan kualitatif yang dianggap penting untuk berpikir abstrak dalam lingkungan bisnis. Ada beberapa kasus wawancara sebelum tawaran untuk kerja diperpanjang.



McKinsey Matrix BCG
The GE matriks McKinsey adalah sebuah model untuk melakukan analisis bisnis portofolio pada Strategic Business Unit dari korporasi. Sebuah portofolio bisnis adalah kumpulan Unit Bisnis Strategi yang membentuk perusahaan. Portofolio bisnis yang optimal adalah salah satu yang sangat cocok untuk kekuatan perusahaan dan membantu untuk mengeksploitasi industri yang paling menarik. Strategic Business Unit (SBU) dapat menjadi perusahaan menengah seluruh atau pembagian sebuah perusahaan besar bahwa vmerumuskan strategi bisnis sendiri tingkat dan memiliki tujuan terpisah dari perusahaan induk.

Tujuan dari analisis portofolio adalah:
1. Menganalisis portofolio bisnis saat ini dan memutuskan SBU yang seharusnya menerima investasi lebih atau kurang.
2. Mengembangkan strategi perkembangan untuk menambahkan produk baru dan bisnis untuk portofolio
3. Tentukan bisnis atau produk harus tidak lagi dipertahankan.


The Matrix BCG (Boston Consulting Group Matrix) adalah kerangka perencanaan portofolio yang paling terkenal GE/ McKinsey Matrix kemudian dan lebih maju bentuk Matrix BCG.

Matriks McKinsey / General Electric Matrix
GE / McKinsey Matrix adalah lebih canggih daripada Matrix BCG dalam tiga aspek:

1. Pasar (industri) menggantikan daya tarik pertumbuhan pasar sebagai dimensi daya tarik industri. Daya tarik pasar meliputi berbagai faktor lain yang lebih luas dari sekedar tingkat pertumbuhan pasar yang dapat menentukan daya tarik suatu industri / pasar. Bandingkan juga: Porter Five Forces model kompetitif.

2. Kekuatan kompetitif menggantikan pangsa pasar sebagai dimensi dimana posisi kompetitif dari setiap SBU dinilai, kekuatan kompetitif juga meliputi berbagai faktor lain yang lebih luas dari sekedar pangsa pasar yang dapat menentukan kekuatan kompetitif unit bisnis strategi.

3. Akhirnya GE / McKinsey Matriks bekerja dengan grid 3*3, sedangkan Matrix BCG hanya 2*2. Hal ini juga memungkinkan untuk kecanggihan lebih.


Faktor Eksternal yang mempengaruhi pasar daya tarik:
- pasar ukuran
- pasar laju pertumbuhan
- pasar profitabilitas
- harga tren
- intensitas kompetitif / persaingan
- secara keseluruhan risiko pengembalian industri
- Entry hambatan
- kesempatan untuk membedakan produk dan jasa
- permintaan variabilitas
- segmentasi
- distribusi struktur
- teknologi pengembangan

Faktor Internal yang mempengaruhi kekuatan kompetitif unit bisnis strategi:
- kekuatan aset dan kompetensi
- relatif kekuatan merek
- pasar saham
- pasar saham pertumbuhan
- pelanggan loyalitas
- posisi biaya relatif (struktur biaya dibandingkan dengan kompetitor)
- margin keuntungan relatif (dibandingkan dengan kompetitor)
- distribusi kekuatan dan kapasitas produksi
- rekan inovasi teknologi atau lainnya
- kualitas
- akses keuangan dan investasi sumber daya lainnya
- manajemen kekuatan

Seringkali, Strategic Business Unit digambarkan sebagai sebuah lingkaran diplot di GE McKinsey Matrix, dimana:
- ukuran lingkaran mewakili ukuran pasar
- ukuran pai merupkan pasar saham UBS's
- panah merupakan arah dan gerakan dari SBU di masa depan

Pendekatan enam langkah untuk pelaksanaan analisis portofolio (menggunakan GE / McKinsey matrix) bisa terlihat seperti ini:
1. tentukan driver dari masing-masing dimensi. Korporasi harus hati-hati menentukan faktor-faktor yang penting untuk strategi keseluruhan.
2. berat driver. Korporasi harus menetapkan bobot kepentingan relatif untuk driver
3. skor SBU's driver masing-masing.
4. kalikan bobot nilai untuk setiap kali SBU
5. lihat hasil grafik dan menafsirkannya.
6. lakukan tinjauan / analisis sensitivitas menggunakan bobot lain disesuaikan (mungkin ada konsesus) dan skor.

Beberapa keterbatasan yang penting dari matrix GE/McKinsey matrix adalah|
- penilaian dari realisasi beberapa faktor
- agregasi indikator sulit
- core kompetisi tidak terwakili
- interaksi antara unit bisnis strategis tidak dianggap

Sumber:
http://www.valuebasedmanagement.net
http://en.wikipedia.org

SWOT ANALYSIS SITE

Analisa SWOT adalah sebuah bentuk analisa situasi dan kondisi yang bersifat deskriptif (memberi gambaran). Analisa ini menempatkan situasi dan kondisi sebagai sebagai faktor masukan, yang kemudian dikelompokkan menurut kontribusinya masing-masing. Satu hal yang harus diingat baik-baik oleh para pengguna analisa SWOT, bahwa analisa SWOT adalah semata-mata sebuah alat analisa yang ditujukan untuk menggambarkan situasi yang sedang dihadapi atau yang mungkin akan dihadapi oleh organisasi, dan bukan sebuah alat analisa ajaib yang mampu memberikan jalan keluar yang cespleng bagi masalah-masalah yang dihadapi oleh organisasi.

Analisa ini terbagi atas empat komponen dasar yaitu :

1.Strength (S), adalah situasi atau kondisi yang merupakan kekuatan dari organisasi atau program pada saat ini.
2.Weakness (W), adalah situasi atau kondisi yang merupakan kelemahan dari organisasi atau program pada saat ini.
3.Opportunity (O), adalah situasi atau kondisi yang merupakan peluang diluar organisasi dan memberikan peluang berkembang bagi organisasi dimasa depan.
4.Threat (T), adalah situasi yang merupakan ancaman bagi organisasi yang datang dari luar organisasi dan dapat mengancam eksistensi organisasi dimasa depan.

Selain empat komponen dasar ini, analisa SWOT, dalam proses penganalisaannya akan berkembang menjadi beberapa Subkomponen yang jumlahnya tergantung pada kondisi organisasi. Sebenarnya masing-masing subkomponen adalah pengejawantahan dari masing-masing komponen, seperti Komponen Strength mungkin memiliki 12 subkomponen, Komponen Weakness mungkin memiliki 8 subkomponen dan seterusnya.

Jenis-Jenis Analisis SWOT

1. Model Kuantitatif

Sebuah asumsi dasar dari model ini adalah kondisi yang berpasangan antara S dan W, serta O dan T. Kondisi berpasangan ini terjadi karena diasumsikan bahwa dalam setiap kekuatan selalu ada kelemahan yang tersembunyi dan dari setiap kesempatan yang terbuka selalu ada ancaman yang harus diwaspadai. Ini berarti setiap satu rumusan Strength (S), harus selalu memiliki satu pasangan Weakness (W) dan setiap satu rumusan Opportunity (O) harus memiliki satu pasangan satu Threath (T).

Kemudian setelah masing-masing komponen dirumuskan dan dipasangkan, langkah selanjutnya adalah melakukan proses penilaian. Penilaian dilakukan dengan cara memberikan skor pada masing -masing subkomponen, dimana satu subkomponen dibandingkan dengan subkomponen yang lain dalam komponen yang sama atau mengikuti lajur vertikal. Subkomponen yang lebih menentukan dalam jalannya organisasi, diberikan skor yang lebih besar. Standar penilaian dibuat berdasarkan kesepakatan bersama untuk mengurangi kadar subyektifitas penilaian.

2. Model Kualitatif

Urut-urutan dalam membuat Analisa SWOT kualitatif, tidak berbeda jauh dengan urut-urutan model kuantitatif, perbedaan besar diantara keduanya adalah pada saat pembuatan subkomponen dari masing-masing komponen. Apabila pada model kuantitatif setiap subkomponen S memiliki pasangan subkomponen W, dan satu subkomponen O memiliki pasangan satu subkomponen T, maka dalam model kualitatif hal ini tidak terjadi. Selain itu, SubKomponen pada masing-masing komponen (S-W-O-T) adalah berdiri bebas dan tidak memiliki hubungan satu sama lain. Ini berarti model kualitatif tidak dapat dibuatkan Diagram Cartesian, karena mungkin saja misalnya, SubKomponen S ada sebanyak 10 buah, sementara subkomponen W hanya 6 buah.

Sebagai alat analisa, analisa SWOT berfungsi sebagai panduan pembuatan peta. Ketika telah berhasil membuat peta, langkah tidak boleh berhenti karena peta tidak menunjukkan kemana harus pergi, tetapi peta dapat menggambarkan banyak jalan yang dapat ditempuh jika ingin mencapai tujuan tertentu. Peta baru akan berguna jika tujuan telah ditetapkan. Bagaimana menetapkan tujuan adalah bahasan selanjutnya yaitu membangun visi-misi organisasi atau program.

SUMBER : WWW.GOOGLE.COM

CONTOH SKRIPSI ANALISIS SWOT

1. PEMILIHAN STRATEGI BERSAING DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN DAN PENGEMBANGAN USAHA PADA PT. CIFICO UTAMACHEMICAL

PT Cifico Utama Chemical juga memiliki potensi yang cukup besar untuk berkembang karena ditangani oleh orang-orang yang profesional, namun produk- produknya kurang dikenal di masyarakat dibanding dengan produk-produk sejenis lain dari pesaingnya. Masalah utama yang dihadapi adalah bagaimana melakukan persaingan dengan perusahaan kompetitor. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) menganalisis faktor eksternal melalui analisis keputusan pembelian konsumen (buying decision making process) sehingga diperoleh gambaran nyata mengenai weaknesses dan threats pada produk PT Cifico Utama Chemical, (2) menganalisis faktor internal melalui analisis tingkat kepuasan konsumen sehingga diperoleh gambaran nyata mengenai strengths dan opportunities, dan (3) menganalisis strategi bersaing untuk meningkatkan penjualan dan pengembangan usaha yang sebaiknya digunakan PT Cifico Utama Chemical berdasarkan analisis SWOT. Metode penelitian untuk mendapatkan data primer dan sekunder adalah melalui wawancara terstruktur, penyebaran kuesioner, dan dokumentasi. Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan bahwa kesempatan (opportunities) perusahaan untuk berkembang dan bersaing dengan perusahaan lain adalah tinggi. Namun, masih terdapat beberapa kelemahan dari segi belum ada program promosi yang dilakukan oleh PT Cifico Utama Chemical dan metode pembayaran kredit (minimal 2 minggu) yang diharapkan konsumen (pricing decision). Selain itu, jenis strategi bersaing yang selama ini digunakan oleh PT. Cifico Utama Chemical masih belum efektif untuk memenangkan persaingan dengan perusahaan kompetitor dikarenakan jumlah kompetitor yang banyak dan masing-masing kompetitor memiliki kekuatan daya saing tersendiri. Dari hasil tersebut, maka saran perbaikan adalah mengacu pada kelemahan dan strategi bersaing yang masih belum efektif tersebut.

2. ANALISIS SWOT PRODUK E-BANKING PADA PT BANK CENTRAL ASIA, TBK.

Adapun tujuan penulisan skripsi ini adalah mengetahui efektif atau tidaknya strategi yang dilakukan perusahaan melalui e-banking dan mengetahui alternatif strategi yang dapat digunakan bank melalui analisis SWOT untuk peningkatan pengguna e-banking. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah riset yang dilakukan untuk memperoleh data dengan mengambil data publikasi yang dikeluarkan oleh bank BCA maupun oleh Bank Indonesia serta melakukan studi pustaka (Library Study) yang dilakukan dengan cara meepelajari dan membaca buku-buku yang berhubungan dengan pembahasan sebagai dasar untuk menganalisis. Data yang digunakan adalah data internal Bank BCA seperti produk dan jasa yang ada, laporan keuangan dan hal internal lain yang berhubungan serta data eksternal bank seperti keadaan perbankan nasional, pertumbuhan ekonomi dan tingkat inflasi dan produk e-banking pesaing utama bank BCA, selanjutnya data-data tadi dimasukkan ke dalam tabel IFAS dan EFAS yaitu faktor-faktor strategis internal dan eksternal bank. Setelah melakukan analisis EFAS dan IFAS kita dapat meringkasnya kedalam SFAS, dilanjutkan dalam analisis matriks internal eksternal untuk mempertajam analisis strategi, terakhir dapat kita lakukan analisis SWOT dari penggabungan kedua tabel EFAS dan IFAS diatas. Sehingga menghasilkan alternatif-alternatif yang sesuai. Hasil dari penulisan skripsi ini adalah strategi yang sudah dilakukan BCA akan layanan e-bankingnya sudah optimal dan alternatif strategi berdasarkan analisis SWOT yaitu menambah rentang produk dan fitur e-banking,

Minggu, 04 April 2010

perLukah rencana strategi di dalam perusahaan??

RENCANA STRATEGI adalah suatu proses atau rencana yang disusun untuk menjalankan program-program untuk mencapai suatu tujuan yang ingin dicapai.rencana strategi juga dijadikan sebagai proses perencanaan jangka panjang.

menurut saya suatu rencana strategis sangat diperlukan didalam perusahaan.
hal tersebut diperlukan untuk menentukan langkah-langkah yang harus dilakukan perusahaan dalam melakukan kegiatannya.rencana strategis dapat dijadikan sebagai acuan perusahaan untuk menyusun kegiatan dan stretegi dalam menghadapi saingan atau lawan usaha.karena dengan suatu perencanaan dapat memberikan kerangka yang jelas untuk mencapai tujuan yang telah ditargetkan oleh suatu perusahaan.

perencaan staregis penting dilakukan didalam setiap perusahaan hal ini dimaksudkan agar manajemen perusahaan daapat membuat program-program yang akan dijalankan didalam perusahaan sehingga mampu memenuhi target yang ingin dicapai.hal ini juga memudahkan manajemen untuk melakukan kegiatan yang sudah disusun didalam rencana strategis tersebut.

Sabtu, 27 Februari 2010

aku

seringnya aku mengeluh,tanpa tahu apa yang aku ucap..
seringnya aku berujar,tanpa tahu apa yang aku bicarakan...
seringnya aku bersikap,tanpa tahu apa yang aku perbuat..
seringnya aku memahami,tanpa tahu apa yang aku pikirkan...

seringnya aku berkata "sering" sehingga "jarang" menjadi "suLit" terucap!!!
sekarang kata "sering" itu ku ubah menjadi "jarang"


kadang aku berpikir tentang apa yang kumengerti!!
kadang aku bersikap tentang apa yang kulakukan!!!
kadang aku berkata tentang apa yang kupahami!!
kadang aku berbuat tentang apa yang kuinginkan!!!

seringnya ku berkata "kadang" sehingga "harus" menjadi suLit terucap!!!
sekarang kata "kadang" itu ku ubah menjadi "harus"

Minggu, 21 Februari 2010

Visi dan Misi

Setiap orang mempunyai Visi dan Misi didalam hidupnya,tentunya Visi dan Misi setiap orang berbeda-beda.

Pengertian dari Visi dan Misi menurut saya :

Visi adalah Apa yang diinginkan oleh seseorang di masa yang akan datang.visi juga dapat memberikan motivasi dan aspirasi terhadap seseorang untuk mecapai tujuan yang diinginkan.

Misi adalah sesuatu yang diharapkan akan terjadi dengan melakukan atau berusaha untuk mecapainya dengan target yang diinginkan atau tujuan pokok seseorang.


Suatu perusahaan juga memiliki Visi dan Misi.

Berikut adalah contoh Visi dan Misi perusahaan :

Visi PT Brantas Abipraya :
- Menjadi perusahaan naisonal terkemuka dalam industri konstruksi.

Misi PT Brantas Abipraya :
a. Menyediakan produk dan jasa enjiniring dan pelaksanaan konstruksi yang bermutu tinggi dengan layanan terbaik bagi para pelanggannya.

b. Menghasilkan laba, membangun citra, mengembangkan profesionalisme usaha berdasarkan prinsip-prinsip GCG (Good Corporate Governance), manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (K3) serta pelestarian lingkungan.

c. Peduli kepada usaha kecil, menengah dan koperasi serta masyarakat sekitar.

Kamis, 14 Januari 2010

Kalla: Sri Mulyani Mengaku Ditipu BI

Kalla: Sri Mulyani Mengaku Ditipu BI

Kamis, 14 Januari 2010 | 20:02 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta -Mantan Ketua KSSK Sri Mulyani mengaku merasa tertipu dengan data yang diberikan Bank Indonesia dalam keputusan bailout Bank Century. Pengakuan Sri Mulyani itu diungkapkan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam rapat Pansus dalam kasus ini, Kamis (14/1), di gedung DPR, Jakarta.

Kalla mengatakan, pengakuan Sri Mulyani itu disampaikan saat Sri menemui Kalla di kediamanresmi wakil presiden pada 30 September 2009. Dalam pertemuan empat mata itu, Sri Mulyani mengaku tertipu dengan pembengkakan angka penyelamtan Bank Century. Awalnya Bank Indonesia mengatakan dana talangan yang diperlukan Bank Century adalah Rp 632 miliar. Ternyata penyelamatan itu membengkak hingga Rp 6,7 triliun.

"Dia merasa tertipu dengan angka itu," kata Kalla saat menjawab pertanyaan anggota pansus Maruarar Sirait. Pernyataan Kalla ini merupakan temuan baru di pansus. Sebelumnya, Sri Mulyani sama sekali tidak mengungkapkan perasaannya itu saat diperiksa pansus pada Rabu kemarin.

Menurut Kalla, dari data Bank Indonesia, Sri Mulyani hanya mengetahui biaya penyelamatan Bank Century hanya sebesar Rp 632 miliar. "Dia ambil keputusan sebagai Ketua KSSK Rp 632 miliar," lanjut Kalla.

Pengakuan Kalla ini menarik perhatian pansus. Maruarar terlihat kaget sehingga dia benar-benar memastikan ucapan Kalla itu. Untuk memastikan kebenaran fakta baru itu, Maruarar pun menanyakan apakah ada saksi lain. Tapi Kalla mengatakan tidak ada saksi lain. Sebab, pertemuan itu hanya dilakukan antara dia dengan Sri Mulyani.

Maruar pun menanyakan apakah ucapan Sri Mulyani itu direkam. Kalla menjawab singkat, "Saya bukan orang yang suka merekam," kata Kalla.

Pada pemeriksaan terhadap Sri pada Rabu lalu, Sri menyatakan dirinya hanya bertanggung jawab pada dana Rp 632 miliar. Sisa di luar angka itu, ia menyatakan bukan tanggung jawab dirinya.

Amirullah

Jumat, 01 Januari 2010

Menjadi "Sang Pemimpi" Bersama Anak Belitung

Selasa, 15 Desember 2009 15:20 WIB | Hiburan | Film/TV | Dibaca 3198 kali
Wuryanti Puspitasari

Menjadi Sang Pemimpi Bersama Anak Belitung

"Jelajahi Indonesiamu yang luas, jengkali Afrika yang eksotis, jelajahi Eropa yang megah," demikian seorang guru dalam film "Sang Pemimpi" mengutipkan kata-kata mutiara kepada para muridnya di sebuah sekolah menengah atas (SMA) di Pulau Belitung.

Tak disangka, kata-kata tersebut memacu semangat tiga remaja melayu yang hidup di pedalaman Bangka Belitung pada 1980-an untuk meraih beasiswa pendidikan di luar negeri.

Tiga remaja tersebut adalah Ikal, anak keluarga pekerja rendahan di Perusahaan Negara Timah bersama Arai, sepupunya, dan Jimbron, sahabatnya.

Karena tak ada sekolah menengah di desanya, ketiganya harus merantau ke kota pelabuhan Manggar yang berjarak puluhan kilometer untuk melanjutkan sekolah.

Mereka tumbuh bersama, menjalani berbagai kehidupan masa remaja dengan segala tantangan dan perjuangan hidup serta problematika masa remaja untuk meraih cita-cita dan impian.

Semangat mereka makin memuncak ketika sang guru, dengan kata-kata mutiara tersebut memberikan mereka inspirasi untuk mengejar mimpi meraih pendidikan di Eropa.

Berbagai masalah mereka hadapi dalam proses mengejar mimpi tersebut. Mulai dari soal sekolah dan bertahan hidup hingga masalah cinta.

Ada persoalan cinta Arai pada Zakia Nurmala yang kerap tak diacuhkan, cinta Jimbron pada seorang gadis pemurung pekerja pabrik cincau yang tak pernah tersenyum, dan cinta ikal pada sang ayah yang membawanya pada perasaan bersalah saat nilai-nilai di sekolahnya sempat turun drastis.

Namun rasa bersalah pada sang ayah membuat ia bangkit dan membuat para pemimpi lainnya kembali bersemangat untuk berlari bersama dan mewujudkan cita-cita, harapan, dan cinta.

Satu persatu simpul-simpul kesulitan hidup untuk mencapai mimpi berhasil mereka buka dan selesaikan.

Akhirnya, Ikal dan Arai berhasil diterima untuk melanjutkan pendidikan studi strata satu di Universitas Indonesia. Sementara Jimbron memutuskan untuk tidak berkuliah dan melanjutkan hidup di Pulau Belitung, dengan mimpinya sederhana yakni menikah, punya anak, dan hidup damai.

Namun cerita tidak berhenti di situ, karena film Sang Pemimpi masih melanjutkan cerita tentang proses menuju mimpi anak-anak dari Pulau Belitung tersebut hingga mendapatkan beasiswa pendidikan pascasarjana di Eropa.

"Sanggupkah mereka meraih mimpinya?" pertanyaan tersebut akan terjawab dengan indah dalam film Sang Pemimpi.

Dengan latar belakang sebuah pulau indah yang pernah menjadi pulau terkaya di Indonesia, film yang mengambil latar di era 80-an itu dipenuhi kisah tentang kalangan pinggiran dan kisah perjuangan hidup yang mengharukan untuk menggapai mimpi, keindahan persahabatan dan cinta kasih yang tulus antara anak dan ayah.

Film Sang Pemimpi merupakan kelanjutan cerita dari film fenomenal "Laskar Pelangi" karya sutradara Riri Riza dan diproduseri Mira Lesmana.

Saat menonton film tersebut, penonton akan hanyut dalam semangat ketiga remaja tersebut dalam cerita yang dikemas secara rinci dan sangat menyentuh karena sarat pesan moral.

Banyak kutipan kata-kata indah yang sederhana namun dapat membakar siapapun yang mendengarnya pada film tersebut, di antaranya dialog Arai remaja: "Tanpa mimpi dan harapan, orang-orang macam kita akan mati...".

Selain itu, ada banyak penggalan kisah indah soal refleksi mimpi dan harapan yang mengharukan dan sangat menggetarkan, salah satunya saat nilai sekolah Ikal sempat turun, dan ayah kebanggaannya -yang disebutnya ayah paling hebat nomor satu di dunia- tersebut "berhasil" duduk di kursi paling belakang saat pembagian nilai di sekolah.

Biasanya, Ikal selalu memperoleh nilai bagus sehingga sang ayah selalu duduk di depan. Pasalnya, kursi bagian belakang hanya untuk orang tua yang anaknya tidak berprestasi.

Namun, sang ayah sama sekali tidak mengeluarkan kalimat pertanda kekecewaan kepada Arai, meski duduk di deretan kursi paling belakang, sang ayah yang diperankan Mathias Muchus tersebut tetap tersenyum.

Sang pemimpi merupakan kerjasama Miles Film yang kedua kali dengan Mizan Production setelah Laskar Pelangi.

Para pemain yang juga meramaikan film tersebut adalah Lukman Sardi yang memerankan tokoh Ikal dewasa; penyanyi Nugie sebagai Pak Balia, guru pemberi inspirasi untuk memperoleh pendidikan ke luar negeri; Landung Simatupang sebagai Pak Mustar, kepala sekolah SMA Manggar; Zulfani sebagai Ikal kecil yang juga bermain sebagai Ikal dalam film Laskar Pelangi.

Selain itu ada Sandhy Pranatha sebagai Arai Kecil; Rieke Diah Pitaloka sebagai ibu Ikal; Maudy Ayunda sebagai Zakia Nurmala, gadis pujaan Arai; Vikri Septiawan sebagai Ikal remaja; Rendy Ahmad sebagai Arai remaja; Azwir Fitrianto sebagai Jimbron remaja.

Hal baru yang paling menarik dalam film itu adalah kehadiran Nazril Irham atau Ariel "Peterpan" yang ikut memerankan tokoh Arai dewasa.

Riri Riza sebagai sutradara mengaku sangat puas dengan akting Nazril, karena walaupun belum pernah bermain, Ariel memperlihatkan kemampuannya sebagai seorang pemain film dan memiliki antusiasme yang tinggi.

Mira Lesmana sebagai produser mengatakan Ariel hadir dalam film tersebut melalui proses "casting" dan vokalis Peterpan tersebut dianggap paling cocok memerankan tokoh Arai dewasa.

"Dengan segala hormat kami kepada Peterpan, kami bersama memutuskan untuk menggunakan nama Nazril Irham dan bukan nama Ariel dalam `credit title` film kami agar para penonton bisa menilai Nazril sebagai aktor dan bukan penyanyi dalam film ini," kata Mira.

Hal berbeda lainnya yang bisa ditemui dalam Sang Pemimpi adalah lokasi tempat pengambilan gambar yang lebih banyak dibanding Laskar Pelangi, mulai dari pelabuhan, pasar Manggar, sekolah SMA Manggar hingga bawah laut.

Film itu akan tayang secara serentak di seluruh bioskop yang ada di Indonesia pada Kamis 17 Desember.(*)

COPYRIGHT © 2009

Senin, 28 Desember 2009

ibu ku

Teruntuk semua IBU, Engkau makhluk paling mulia kasih sayang mu tiada tara...LUPH U MOM

Ibu ku orang yang sangat simple,,aku ingat waktu aku kecil dulu ketika ia harus bangun di larut malam hanya untuk mengipasi aku dan adik-adikku yang sedang tidur..bahkan ketika waktu tidurnya pun terganggu ia tidak megeluh..

Ibu ku selalu melindungi ku, melindungi anak-anaknya dari bahaya.tapi tidak jarang ibu ku memarahi ku saat aku,kami anak-anaknya melakukan kesalahan.
ketika kami anak-anaknya berselisih paham, ibu ku tidak membela salah satu dari kami tapi dia menghukum kami, saat itu aku pikir ibu ku tidak adil, karena tidak mau mendengarkan penjelasan kami tanpa melihat siapa yang memulai perkelahian terlebih dahulu Dia menghukum kami semua..

tapi aku sekarang tahu kenapa waktu itu ibu ku melakukan hal itu karna ibu ku menginginkan kami selalu kompak dan saling melindungi satu sama lain..
karena pada waktu aku, kami anak-anaknya dihukum kami jadi semakin sadar bahwa kami saudara,aku menangis ketika kakakku harus dimarahi,,aku membela ketika adikku dimarahi,,dan mereka pun membela ku ketika ibuku membentakku,,
kami saling berkorban satu sama lain........hal yang ibu lakukan itu membuat kami selamanya ingat bahwa kami adalah satu,sampai kapan pun tidak akan terpisah...
setelah ibu menghukum kami,diwaktu malam hari ketika kami tidur,ibu membelai kami,menciumi kami,sambil menangis atas perbuatan yang ia lakukan tadi sewaktu menghukum kami..

Ibu ku tempat ku mengadu, menangis,berkeluh kesah, senang..ibu ku pelipur lara saat ku sedih,,peyembuh saat ku sakit,,aku tidak dapat membayangkan hidup tanpamu ibu..barang siap yang kehilangan ibunya hilang pula jiwa murninya yang menjagainya siang dan malam..

IBU tidak akan pernah menyakiti anaknya,,,bahkan ibu rela menukar nyawanya demi anaknya,,,pantas saja "SURGA BERADA DI BAWAH TELAPAK KAKI IBU" karena memang disitulah tempatnya,maka beruntunglah yang masih memiliki ibu jangan menyia-nyiakan ibu mu pengorbanan mu sebesar apapun tidak akan dapat membalas semua yang ibu mu lakukan untuk mu.

Selasa, 24 November 2009

10 Tips Supaya Diet Sukses

KOMPAS.COM

Rabu, 21 Mei 2008 | 15:51 WIB

PAKAR nutrisi Nancy Clark dari Majalah Runners World memberikan 10 tip penting bagi Anda dalam program penurunan berat badan. Dengan panduan sederhana ini diharapkan kerja keras Anda menguruskan badan mencapai hasil memuaskan. Berikut tipsnya :

1. Untuk menurunkan 10 pon lemak tubuh dalam setahun, Anda harus mengurangi asupan 100 kalori per hari. Mengurangi terlalu banyak kalori dari asupan yang direkomendasikan justru akan menurunkan kadar energi dan memicu rasa lapar. Hal itu juga akan membuat Anda rentan untuk tergoda menyantap makanan berkalori tinggi.

2. Jangan pernah melupakan sarapan. Makanlah dua jam setelah Anda bangun pagi.

3. Faktanya, Anda seharusnya lebih banyak makan pada saat sarapan. Tukar atau alihkan sebagian jatah kalori Anda untuk makan malam dengan menumpuk lebih banyak asupan kalori pada saat makan pagi atau siang.

4. Jangan biarkan diri Anda marasa lapar. Makanlah setidaknya setiap empat jam. Supaya jatah kalori untuk sehari penuh tetap terjaga, cobalah untuk membagi porsi makan. Bagi jatah makanan untuk memastikan Anda benar-benar mendapat bahan bakar sebelum dan setelah beraktivitas. Sebagai contoh, makanlah sebagian jatah sarapan sebelum Anda berjalan kaki di pagi hari dan sisanya bari dihabiskan kemudian

5. Konsumsilah sedikitnya tiga jenis dari empat jenis/kategori makanan pada setiap kali Anda makan. Empat jenis makanan tersebut adaalah : 1. Roti, sereal, gandum, 2. buah dan sayuran, 3. susu rendah lemak dan kedelai, 4. daging rendah lemak, ikan dan kacang. Karbohidrat seperti roti, sereal dan gandum merupakan fondasi dari setiap makanan Anda, sedangkan protein sebagai pelengkapnya.

6. Tentukan target penurunan lemak tubuh secara berkala. Dengan begitu, Anda akan cenderung mencapai lagi berat ideal jika berat badan Anda turun terlalu cepat.

7. Kalori dalam bentuk cairan dapat meningkatkan dan menyebabkan penambahan berat dengan cepat. Kurangi kebiasaan mengonsumi minuman kalori tinggi seperti softdrink atau soda, minuman olahraga, kopi atau alkohol.

8. Mulailah untuk menyukai makanan alami seprti buah-buahan, sayuran, gandum utuh (whole grain). Kurangi kebiasaan makanan olahan karena biasanya lebih rendah jumlah serat dan tidak mengenyangkan.

9. Jika Anda tak bisa menolak makanan cepat saji (fast food), mintalah informasi mengenai kandungan nutrisi sebelum Anda membuat pilihan atau cek lebih dulu infonya melalui website restauran. Hindari menu-menu dengan kata "fried", "crispy" atau special sauce yang dijamin akan mengandung kalori tinggi.

10. Ingatlah. Kalori yang terkandung dalam minuman olahraga, energy bar atau gel yang dikonsumsi selama berolahraga akan menambah asupan kalori meski Anda tetap bergerak. Konsumsilah hanya ketika diperlukan.

Senin, 23 November 2009

JURNAL GCG

PENGARUH PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN
Disusun Oleh: YUDHA PRANATA
Univ Islam Indonesia
2007


I. Pendahuluan
Salah satu tujuan penting pendirian suatu perusahaan adalah untuk meningkatkan kesejahteraan pemilikinya atau pemegang saham, atau memaksimalkan kekayaan pemegang saham melalui peningkatkan nilai perusahaan (Brigham dan Houston, 2001). Peningkatan nilai perusahaan tersebut dapat dicapai jika perusahaan mampu beroperasi dengan mencapai laba yang ditargetkan. Melalui laba yang diperoleh tersebut perusahaan akan mampu memberikan dividen kepada pemegang saham, meningkatkan pertumbuhan perusahaan dan mempertahankan kelangsungan hidupnya.
Hambatan-hambatan yang dihadapi perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaan tersebut pada umumnya berkisar pada hal-hal yang sifatnya fundamental yaitu: (1) Perlunya kemampuan perusahaan untuk mengelola sumber daya yang dimilikinya secara efektif dan efisien, yang mencakup seluruh bidang aktivitas (sumber daya manusia, akuntansi, manajemen, pemasaran dan produksi), (2) Konsistensi terhadap sistem pemisahan antara manajemen dan pemegang saham, sehingga secara praktis perusahaan mampu meminimalkan konflik kepentingan yang mungkin terjadi antara manajemen dan pemegang saham dan (3) Perlunya kemampuan perusahaan untuk menciptakan kepercayaan pada penyandang dana ekstern, bahwa dana ekstern tersebut digunakan secara tepat dan seefisien mungkin serta memastikan bahwa manajemen bertindak yang terbaik untuk kepentingan perusahaan. Untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut, maka perusahaan perlu memiliki suatu sistem pengelolaan perusahaan yang baik, yang mampu memberikan perlindungan efektif kepada para pemegang saham dan pihak kreditur, sehingga mereka dapat meyakinkan dirinya akan peroleh keuntungan investasinya dengan wajar dan bernilai tinggi, selain itu juga harus dapat menjamin terpenuhinya kepentingan karyawan serta perusahaan itu sendiri.
Bukti empiris yang diperoleh dari hasil riset Zhuang pada tahun 2000 menunjukkan masih lemahnya perusahaan-perusahaan publik di Indonesia dalam mengelola perusahaan dibanding negara-negara Asia Tenggara, hal ini ditunjukkan oleh masih lemahnya standar-standar akuntansi dan regulasi, pertanggungjawaban terhadap para pemegang saham, standar-standar pengungkapan dan transparansi serta proses-proses kepengurusan perusahaan. Hal ini secara tidak langsung menunjukkan masih lemahnya perusahaan-perusahaan publik di Indonesia dalam menjalankan manajemen yang baik dalam memuaskan stakeholder perusahaan.
Dalam upaya mengatasi kelemahan-kelemahan tersebut, maka para pelaku bisnis di Indonesia menyepakati penerapan good corporate governance (GCG) suatu sistem pengelolaan perusahaan yang baik, hal ini sesuai dengan penandatanganan perjanjian Letter of intent (LOI) dengan IMF tahun 1998, yang salah satu isinya adalah pencantuman jadwal perbaikan pengelolaan perusahaan di Indonesia (Sri Sulistyanto,2003). Melalui penerapan good corporate governance tersebut diharapkan: (1) perusahaan mampu meningkatkan kinerjanya melalui terciptanya proses pengambilan keputusan yang lebih baik, meningkatkan efisiensi operasional perusahaan, serta mampu meningkatkan pelayanannya kepada stakeholder, (2) perusahaan lebih mudah memperoleh dana pembiayaan yang lebih murah sehingga dapat meningkatkan corporate value, (3) mampu meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia dan (4) pemegang saham akan merasa puas dengan kinerja perusahaan sekaligus akan meningkatkan shareholders value dan dividen.
Beberapa bukti empiris yang menunjukkan bahwa pelaksanaan good corporate governance dapat memperbaiki kinerja perusahaan antara lain: (1) Penelitian yang dilakukan oleh Ashbaugh, et al. (2004) terhadap 1500 perusa-haan di Amerika Serikat, menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan yang melaksanakan good corporate governance mengalami peningkatan peringkat kredit (firm credit rating) yang signifikan, (2) Penelitian yang dilakukan oleh Alexakis et al. (2006) terhadap perusahaan-perusahaan yang listing di pasar modal Yunani menunjukkan bahwa, perusahaan-perusahaan yang melaksakan corporate governance secara baik mengalami peningkatan rata-rata return sa-ham, dan mengalami penurunan risiko yang signifikan, (3) Penelitian yang di-lakukan Drobetz, et al. (2003) terhadap perusahaan-perusahaan yang listing di pasar modal Jerman menunjukkan bahwa, perusahaan-perusahaan yang melaksanakan good corporate governance mengalami peningkatan expected stock return yang signifikan, (4) Penelitian yang dilakukan oleh Firth et al (2002) terhadap perusahaan-perusahaan yang listing di pasar modal Hongkong menunjukkan bahwa, perusahaan-perusahaan yang melaksanakan good corporate governance mengalami peningkatan kinerja perusahaan (corporate performance) yang signifikan. Demikian pula dengan penelitian yang dilakukan oleh Brown dan Caylor (2004) di Georgia, juga menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan yang melaksanakan good corporate governance mengalami peningkatan kinerja perusahaan (corporate performance) yang signifikan. Penelitian yang dilakukan oleh Cornett et al (2005) terhadap perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam S&P 100, juga menunjukkan hasil yang sama dimana perusahaan-perusahaan yang melaksanakan good corporate governance mengalami peningkatan kinerja perusahaan yang signifikan. Brown dan Caylor (2004) menunjukkan bahwa penerapan good corporate governance secara signifikan dapat meningkatkan return on equity, net profit margin, Tobin's Q.
Mengacu pada hasil-hasil penelitian empiris yang telah dilakukan, tampak bahwa bukti empiris tersebut menunjukkan betapa pentingnya penerapan good corporate governance dalam mendukung pencapaian tujuan perusahaan. Dalam kaitan ini maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai ”Pengaruh Penerapan Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan”. Kinerja keuangan perusahaan dalam penelitian ini diproxy dengan return on equity, net profit margin, dan Tobin's Q.

II. Metode Analisis Data dan Pengujian Hipotesis Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini analisisi regresi linear sederhana sebagai berikut:
Model 1: ε++=GCGbbROE10
Model 2: ε++=GCGbbNPM20
Model 3: ε++=GCGbbTQ30
Keterangan:
ROE = ROE perusahaan sampel
NPM = NPM perusahaan sampel
TQ = Tobin's Q perusahaan sampel
GCG = Penerapan GCG
Sebelum model regresi 1, 2 dan 3 tersebut digunakan untuk menguji hipotesis terlebih dahulu harus dilakukan uji normalitas data.

Uji Normalitas
Uji normalitas dilakukan dengan menggunakan uji Normal Kolmogorov-Smirnov. Menurut metode ini jika suatu variabel memiliki nilai statistik KS signifikan (p>0,05) maka variabel tersebut memiliki distribusi normal.

Pengujian Hipotesis
1. Pengujian Hipotesis Pertama
Pengujian hipotesis pertama dilakukan dengan menggunakan formulasi sebagai
berikut:
H01 : b1 ≤ 0 Penerapan GCG tidak berpengaruh positif terhadap ROE.
Ha1 : b1 > 0 Penerapan GCG berpengaruh positif terhadap ROE.
Kriteria pengujian yang digunakan untuk menerima atau menolak hipotesis (Ha1) di atas adalah: jika koefisien regresi b1 memiliki nilai p-value<0.05 maka Ha1 diterima yang berarti, Penerapan GCG berpengaruh positif terhadap ROE.

2. Pengujian Hipotesis Kedua
Pengujian hipotesis kedua dilakukan dengan menggunakan formulasi sebagai berikut:
H02 : b2 ≤ 0 Penerapan GCG tidak berpengaruh positif terhadap NPM.
Ha2 : b2 > 0 Penerapan GCG berpengaruh positif terhadap NPM.
Kriteria pengujian yang digunakan untuk menerima atau menolak hipotesis (Ha2) di atas adalah: jika koefisien regresi b2 memiliki nilai p-value<0.05 maka Ha2 diterima yang berarti, Penerapan GCG berpengaruh positif terhadap NPM.

3. Pengujian Hipotesis Ketiga
Pengujian hipotesis ketiga dilakukan dengan menggunakan formulasi sebagai berikut:
H03 : b3 ≤ 0 Penerapan GCG tidak berpengaruh positif terhadap Tobin's Q.
Ha3 : b3 > 0 Penerapan GCG berpengaruh positif terhadap Tobin's Q.
Kriteria pengujian yang digunakan untuk menerima atau menolak hipotesis (Ha3) di atas adalah: jika koefisien regresi b3 memiliki nilai p-value<0.05 maka Ha3 diterima yang berarti, Penerapan GCG berpengaruh positif terhadap Tobin's Q.

III. Hasil dan Kesimpulan
Penerapan GCG oleh perusahaan sampel berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROE (b1=1.486, t=5.853, p=0.000). Koefisien regresi tersebut menunjukkan jika skor penerapan GCG meningkat 1 maka ROE perusahaan sampel akan meningkat sebesar 1.486%. Nilai R²adjusted= 49.4% hal ini menunjukkan bahwa perubahan yang terjadi pada ROE perusahaan sampel, 49.4% penyebabnya adalah perubahan yang terjadi pada skor penerapan GCG sedangkan 50.6% sisanya disebabkan oleh faktor-faktor lain yang tidak tercakup dalam model regresi.
Penerapan GCG oleh perusahaan sampel berpengaruh positif dan signifikan terhadap NPM (b1=1.251, t=5.132, p=0.000). Koefisien regresi tersebut menunjukkan jika skor penerapan GCG meningkat 1 maka NPM perusahaan sampel akan meningkat sebesar 1.251%. Nilai R²adjusted=0.427 atau 42.7%; hal ini menunjukkan bahwa perubahan yang terjadi pada NPM perusahaan sampel, 42.7% penyebabnya adalah perubahan yang terjadi pada skor penerapan GCG sedangkan 57.3% sisanya disebabkan oleh faktor-faktor lain yang tidak tercakup dalam model regresi.
Penerapan GCG oleh perusahaan sampel berpengaruh positif dan signifikan terhadap Tobins Q (b1=99,057.661, t=5.706, p=0.000). Koefisien regresi tersebut menunjukkan jika skor penerapan GCG meningkat 1 maka Tobins Q perusahaan sampel akan meningkat sebesar 99,057.661%. Nilai R²adjusted=0.481 atau 48.1%; hal ini menunjukkan bahwa perubahan yang terjadi pada Tobins Q perusahaan sampel, 48.1% penyebabnya adalah perubahan yang terjadi pada skor penerapan GCG sedangkan 51.7% sisanya disebabkan oleh faktor-faktor lain yang tidak tercakup dalam model regresi.

Minggu, 08 November 2009

Kasus Bank Century, Pengawasan BI Lemah?

KOMPAS.COM, Selasa, 25 November 2008


Kasus Bank Century mencerminkan lemahnya pengawasan Bank Indonesia (BI) sebagai bank sentral terhadap bank-bank umum. "Masalah Bank Century bukan hanya soal administrasi, tetapi soal lemahnya BI," kata Wakil Ketua Panitia Anggaran DPR RI Harry Azhar Azis di Gedung DPR/MPR Jakarta, Selasa (25/11).

Sesuai ketentuan, kata Harry, bank-bank umum mendapat pengawasan ketat dari bank sentral. "Seharusnya kasus seperti ini sudah bisa diketahui tiga bulan sebelumnya," katanya.

Lemahnya pengawasan juga terjadi pada bank Indover. Dia berharap mekanisme pengawawan bank sentral terhadap bank-bank umum ditingkatkan agar kasus kedua bank tersebut tidak terjadi pada bank lain dan masyarakat dapat terhindar dari kerugian.

Kasus Bank Indover telah dilaporkan Deputi Senior BK Miranda Goeltom kepada Ketua DPR Agung Laksono, akhir Oktober 2008. Inti laporan itu adalah etrjadinya pembekuan operasi Bank Indover oleh Bank Sentral Belanda (DNB) pada Oktober 2008.

Bank Indover mengalami kesulitan likuiditas akibat penurunan secara drastis "money market line" sebagai dampak gejolak pasar keuangan global.

Agung laksono mengakui, BI sebagai pemegang 100 pesren saham Bank Indover telah meminta pendapat DPR. Pada intinya, DPR tidak keberatan apabila BI selaku pemilik melakukan langkah-langkah untuk menangani permasalahan Bank Indover.

Namun diingatkan agar langkah yang akan ditempuh BI tetap memeprhatikan dan tidak bertentangan dengan ketentuan yang berlaku. Agung mengemukakan, perlu dilakukan investigasi atas kasus Bank Indover dan siapapun yang terlibat dalam pelanggaran hukum harus ditindak.

DPR memahami keputusan BI untuk tidak menyelematkan Bank Indover agar BI tidak menanggung resiko hukum di kemudian hari, sebagaimana kasus BLBI yang belum tuntas.

Minggu, 25 Oktober 2009

Kasus Korupsi Damkar

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardiyanto, Rabu ini, terkait kasus dugaan korupsi pengadaan alat berat dan mobil pemadam kebakaran (damkar). "Mardiyanto diperiksa dalam kapasitasnya sebagai mantan Gubernur Jawa Tengah saat itu," ungkap juru bicara KPK Johan Budi SP di gedung KPK, Rabu (22/7).


Kasus ini berawal lewat radiogram dari Depdagri tentang pengadaan mobil damkar di seluruh daerah. Diduga terdapat penunjukkan langsung dan suap dalam proyek yang merugikan negara hingga ratusan miliar ini. Oentarto Sindung Mawardhi, menjadi tersangka karena telah menandatangani radiogram pengadaan alat berat dan pemadam kebakaran di seluruh Indonesia.

Radiogram yang dijadikan dasar dalam pengadaan proyek di sejumlah daerah. Radiogram itu berisi petunjuk pengadaan alat pemadam kebakaran. Dalam radiogram itu juga disebut mengenai spesifikasi alat yang harus dibeli dan spesifikasi itu hanya dimiliki oleh PT Istana Sarana Raya.

Pemeriksaan KPK terhadap Mendagri Mardiyanto pada Rabu (22/7), terkait dugaan kasus korupsi damkar ini, adalah yang pertama kali bagi mantan Gubernur Jawa Tengah tersebut. Agenda pemeriksaan kemungkinan besar untuk mengorek keterangan soal pengadaan mobil pemadam kebakaran saat ia menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah pada tahun 2002-2003. "Jadwalnya pukul 09.30 WIB," jelas Johan.

Tim penyidik KPK meminta keterangan Mardiyanto untuk melengkapi berkas perkara mantan Dirjen Otda Depdagri Oentarto SM yang menjadi tersangka dalam kasus tersebut. Dalam kasus ini, KPK juga memeriksa Hadi Prabowo dalam kapasitasnya sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, dan Kepala Dinas Kesejahteraan Provinsi Jateng Warsono. Mardiyanto dan kedua pejabat Jateng itu diduga mengetahui proses pengadaan mobil pemadam kebakaran di Jateng pada 2003 hingga 2004.

Sebagaimana diketahui, dalam kasus dugaan korupsi damkar tersebut, beberapa kepala daerah sudah ada yang dinyatakan bersalah dan terbukti berbuat korupsi dan ditahan. Diantaranya adalah bekas Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan, mantan Walikota Medan Abdillah dan wakilnya Ramli Loebis. Selain itu, mantan Dirjen otda Depdagri Oentarto Sindung Mawardi juga kini sudah menjadi tersangka dan meringkuk dalam tahanan. Sedangkan untuk Mardiyanto belum ada kepastian apakah akan menyusul mereka.

Selain menandatangani radiogram, Oentarto telah menandatangani surat yang ditunjukkan kepada Direktorat Jenderal Bea Cukai untuk melakukan pembebasan bea masuk pajak dalam rangka impor mobil pemadam kebakaran merk Morita. Akibat perbuatannya, negara diduga dirugikan hingga Rp 30 milyar. KPK juga sudah menetapkan Hengky Samuel Daud sebagai tersangka. Hengky disebut-sebut sebagai kunci dalam pengungkapan kasus pengadaan alat pemadam kebakaran ini.

Jumat, 09 Oktober 2009

8 KAP yang dibekukan di indonesia

Berdasarkan peraturan Mentri Keuangan No.17/PMK.01/2008 telah menetapkan sanksi pembekuan atas izin usaha atas 8 Akuntan Publik (AP) dan Kantor Akuntan Publik (KAP).

Delapan KAP yang dibekukan tersebut, yakni AP Drs. Basyiruddin Nur dinyatakan belum memenuhi standar atas laporan keuangan konsolidasi PT Datascrip dan anak perusahaannya di tahun buku 2007.

AP Drs. Hans Burhanuddin Makarao dibekukan selama 3 bulan karena belum memenuhi Standar Auditing (SA), Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) atas laporan keuangan yang menangani laporan keuangan PT Samcon

KAP Drs. Dadi Muchidin, yang tidak menyampaikan laporan tahunan KAP tahun takwin 2008.KAP Drs. Soejono, yang tidak melaporkan KAP atas tahun takwin dengan jangka waktu yang lebih lama tahun 2005,2007,2008.

Alasan yang serupa juga terjadi pada KAP Matias Zakaria yang tidak menyampaikan laporan tahunan KAP tahun takwin 2007 dan 2008.
KAP lain yang terkena saksi karena tidak menyampaikan laporan tahunan KAP tahun takwin adalah KAP Drs. Abdul Azis B., KAP Drs. M. Isjwara.

KAP Drs Abdul Azis B dicabut izin pembekuan selama 3 bulan karena telah dikenakan sanksi peringatan sebanyak 3 kali dalam jangka waktu 48 bulan yang tidak menyampaikan laporan tahunan KAP tahun 2005, 2007, 2008.

KAP Drs M. Isjawara dicabut izin pembekuan selama 3 bulan karena telah dikenakan sanksi peringatan sebanyak 3 kali dalam jangka waktu 48 bulan yang tidak menyampaikan laporan tahunan KAP tahun 2007 dan 2008.

Sumber : Inilah.com

Dalam hal ini yang dilakukan oleh mentri keuangan sri mulyani sudah tepat karena 8 KAP tersebut telah melanggar Standar audit yang telah ditetapkan,pembekuan terhadap KAP tidak langsung dibekukan karena sebelumnnya sudah diberi peringatan oleh mentri keuangan namun para KAP masih saja melanggar peraturan yang sudah ditetapkan maka dari itu mentri keuangan melakukan pembekuan pada KAP-KAP tersebut.

Senin, 28 September 2009

Etika Seorang Auditor Menerima Bingkisan Parcel Saat Lebaran

Seorang Auditor dituntut untuk memiliki Etika didalam menjalankan tugasnya. Etika merupakan Tingkah laku atau perilaku baik/buruk, Etika didalam akuntansi sendiri mempunyai kode etik dan prinsip-prinsipnya.seorang auditor wajib mengetahui kode etik apa saja yang ada di lingkup tersebut.Selain itu seorang auditor haruslah mempunyai kemampuan akuntansi yang baik.
Didalam menjalankan tugasnya auditor diharapkan mampu berbuat jujur dan adil,tanpa pandang bulu terhadap klien-kliennya, tidak jarang banyak klien yang ketika auditor menemukan kecurangan atau ketidakwajaran dalam laporan keuangan di perusahaan tersebut mereka berusaha untuk menyuap para auditor dengan segala cara agar kecurangan-kecurangan tersebut tidak terbukti.Seperti pada saat lebaran, Auditor biasanya menerima bingkisan parcel dari perusahaan klien, tapi hal ini dapat menimbulkan anggapan yang tidak baik dari masyarakat.
Seorang Auditor seharusnya tidak diperbolehkan menerima bingkisan parcel atau apapun bentuknya dari pihak klien jika antara auditor dengan pihak klien masih terikat kontrak atau masih ada hubungan ikatan kerja,karena itu akan mempengaruhi kinerja auditor tersebut terhadap pihak klien, terkecuali jika auditor tersebut sudah tidak terikat kontrak/hubungan kerja dengan pihak klien,boleh-boleh saja menerima bingkisan tersebut karena mungkin itu sebagai bentuk ucapan terima kasih pihak klien pada auditor.